Social Icons

Pages

Friday, November 22, 2013

makalah peningkatan pendidikan agama pada SD


pengarang: Ridzal eko sopi'i 
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini bertujuan untuk memenuhi ujian tengah semester teknik penulisan karya ilmiah (TPKI), dan supaya pembaca mengetahui informasi seputar pendidikan agama di sekolah dasar.
            Makalah ini tidak akan terlaksana tanpa melibatkan banyak pihak yang tidak diragukan lagi pengorbanan dan bantuannya atas penyelesaian makalah ini. Karena itu, penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.        Dosen mata kuliah TPKI, Ibu Sunarni, S.Pd., M.Pd yang dengan tulus ikhlas memberi pengarahan, bantuan dan motivasi positif demi keberhasilan anak didiknya.
2.        Teman-teman dan kerabat kerja lainya yang tidak bisa di sebutkan satu-persatu, yang telah banyak memberikan masukan-masukan serta dukungan yang bermanfaat dalam proses penulisan makalah ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Tiada gading yang tak retak, tiada manusia tanpa kesalahan. Tentu makalah ini masih jauh dari sempurna dan banyak kekurangannya. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.
            Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan bagi pembaca dan membantu pembelajaran TPKI.
Malang, 06 November 2013

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar belakang
Akhir-akhir ini agama merupakan hal yang sudah memudar di kalangan remaja. Padahal agama sangatlah penting bagi umat manusia unttuk masa depan dan rohaniah khususnya agama islam. Banyak hal yang mempengaruhi memudarnya agama di kalangan remaja saat ini.
Makalah ini membahas tentang bagaimana memudarnya agama pada kalangan remaja yang di timbulkan oleh salah satunya: kurangnya pendidikan agama islam di bangku sekolah dasar. Maka dari itu di perlukannya peningkatan mutu pendidikan agama khusus nya pada pendidikan sekolah dasar.
B.  Rumuan masalah
a.    Apa yang di maksud pendidikan agama.?
b.    Bagaimana cara meningkatkan pendidikan agama pada sekolah dasar.?
c.    Bagaimana metode pengajaran agama pada sekolah dasar.?

C.  Tujuan
a.    Untuk mengetahui arti pendidikan agama.
b.    Untuk mengetahui meningkatkan pendidikan agama pada sekolah dasar
c.    Untuk biasa mengembangkan metode pengajaran agama pada sekolah dasar

BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian Agama Islam
Banyak orang berpendapat mengenai pendidikan agama Islam. Banyak hal yang mempengaruhinya salah sautunya yaitu pandangan filsafat hidup yang berbeda-beda. Menurut Sahertian (2000:1) menyatakan "usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan".  Sedangkan (Ihsan, 1996:1) menyatakan bahwa:
Pendidikan merupakan usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan. Atau dengan kata lain bahwa pendidikan dapat diartikan sebagai suatu hasil peradaban bangsa yang dikembangkan atas dasar pandangan hidup bangsa itu sendiri (nilai dan norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai cita-cita dan pernyataan tujuan pendidikannya.
Menurut Zuhairani (1983:27) “Agama Islam usaha-usaha secara sistematis dan pragmatis dalam membantu anak didik agar mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam". Adapun menurut Drajat (1992:25-28) menjelaskan bahwa Syariat Islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan saja, tetapi harus dididik melalui proses pendidikan nabi sesuai ajaran Islam dengan berbagai metode dan pendekatan dari satu segi kita lihat bahwa pendidikan Islam itu lebih banyak ditujukan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain. Dari segi lainnya, pendidikan Islam tidak bersifat teoritis saja, tetapi juga praktis. Ajaran Islam tidak memisahkan antara iman dan amal shaleh. Oleh karena itu, pendidikan Islam adalah sekaligus pendidikan iman juga karena ajaran Islam berisi tentang ajaran sikap dan tingkah laku pribadi masyarakat menuju kesejahteraan hidup perorangan dan bersama, maka pendidikan Islam adalah pendidikan individu dan pendidikan masyarakat. Semula yang bertugas mendidik adalah para nabi dan Rasul selanjutnya para ulama, dan cerdik pandailah sebagai penerus tugas, dan kewajiban mereka. Dalam beberapa cuplikan di atas dapat di simpulkan bahwa. Pendidikan Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.
B.  Metode pengajaran agama Islam di Sekolah Dasar
Banyak metode-metode untuk meningkatkan pengajaran agama Islam khususnya bagi sekolah dasar. Tetapi di makalah ini metode pembelajaran yang di pakai pada sekolah dasar yaitu salah satunya dengan menggunakan CBSA yaitu cara belajar siswa aktif. Metode ini sangat efektif digunakan untuk pendidikan agama di sekolah dasar karena dapat mendorong siswa untuk aktif mengikuti belajar. Selain itu, siswa juga menjadi paham tentang bagaimana pentingnya agama dan secara tidak langsung akan berdampak pada kedewasaan seorang anak. Metode kedua ialah menggunakan pendekatan lingkungan keluarga, dimana keluarga juga memiliki peran penting untuk mendidik anak dalam mempelajari pendidikan agama. Sebab keluarga merupakan sarana komunikasi pertama yang paling efektif menjadikan kepribidian seorang anak sesuai dengan agama yang benar.
C.  Cara meningkatkan pendidikan agama pada anak sekolah dasar
Sejak dini anak seharusnya sudah di kenalkan dengan agama atau pendidikan agama. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan pendidikan agama khususnya pada tingkat dasar salah satunya menurut (Ali, 1996: 137) “ … bahwa pendidikan Islam dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bentuk, pertama, pendidikan agama bentuk pendidikan agama Islam di satuan pendidikan pada semua jenjang. Kedua, pendidikan umum berciri Islam pada satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi pada jalur formal dan non formal, serta informal. Ketiga, pendidikan keagamaan Islam pada berbagai pondok pesantren yang diselenggarakan pada jalur formal, dan non formal, serta informal.” Berdasarkan kesimpulan di atas kita bisa simpulkan bahwa cara meingkatkat pendidikan agama pada khususnya anak sekolah dasar yaitu dengan bayak hal bukan dari pendidikan formal saja melainkan dengan pendidikan non formal seperti pondok pesantren maupun anak bisa di didik di lingkungan keluarga.
  
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Pendidikan Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Serta pendidikan agama islam pada sekolah dasar sangat lah penting menjadikan siswa menjadi lebih baik untuk kemajuan seorang anak.
B.  Saran
Dalam meminimalisir kurangnya pengetahuan agama pada saat remaja kita bisa melakukan pendidikan maupun pengenalan agama sejak anak masih belum menginjak ke pendidikan formal. Salah satunya kita bisa mengenalkan agama yang sederhana dahulu. Banyak yang bisa kita lakukan seperti memasukkan anak ke pondok pesantren, sedangkan kita juga tidak boleh mengesampingkan pendidikan formalnya. Melalui pendidikan formal anak bisa banyak mengembangkan pengetahuannya tentang agama. Pendidikan agama haruslah bisa diberikan sejak anak menempuh sekolah dasar untuk bekal menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.   

DAFTAR PUSTAKA
An Nahlawi, Abdurrahman, (1996). Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat. Jakarta: Gema insani prees.
Drajat, Zakiah, 1992. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, H. Abuddin. 2012. Kapita Selekta Pendidikan Islam: Isu-isu Kontemporer tentang Pendidikan Islam. Semarang: CV TOHA PUTRA.
Shaleh, Abdul, Rahman, 2005. Pendidikan Agama dan Pembangunan Untuk Bangsa.Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Ali, M. 2010. Pengembangan agama islam di sekolah, (online), (file:///D:/um%20tgas%20semster%201/TPKI%20karya%20ilmiah/uts%201%20bahan%20browsing/ISPI%20_%20Ikatan%20Sarjana%20Pendidikan%20Indonesia%20Pusat%20%C2%BB%20PENGEMBANGAN%20PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM%20DI%20SEKOLAH.htm), diakses 05 November 2013.
Aziz, A.2009. pengertian dan tujuan agama islam, (online), (file:///D:/um%20tgas%20semster%201/TPKI%20karya%20ilmiah/uts%201%20bahan%20browsing/PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM%20%20Pengertian%20dan%20Tujuan%20Pendidikan%20Agama%20Islam.htm), diakses 05 November 2013.

No comments:

Post a Comment

 

Sample text

Sample Text

Sample Text