pengarang: Ridzal eko sopi'i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat,
taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini bertujuan untuk memenuhi
ujian tengah semester teknik penulisan karya ilmiah (TPKI), dan supaya pembaca
mengetahui informasi seputar pendidikan agama di sekolah dasar.
Makalah ini tidak akan
terlaksana tanpa melibatkan banyak pihak yang tidak diragukan lagi pengorbanan
dan bantuannya atas penyelesaian makalah ini. Karena itu, penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.
Dosen mata kuliah TPKI, Ibu Sunarni, S.Pd., M.Pd yang dengan tulus ikhlas
memberi pengarahan, bantuan dan motivasi positif demi keberhasilan anak
didiknya.
2. Teman-teman dan
kerabat kerja lainya yang tidak bisa di sebutkan satu-persatu, yang telah
banyak memberikan masukan-masukan serta dukungan yang bermanfaat dalam proses
penulisan makalah ini, sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan tepat
waktu.
Tiada gading yang tak retak, tiada
manusia tanpa kesalahan. Tentu makalah ini masih jauh dari sempurna dan banyak kekurangannya. Oleh karena itu
kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.
Semoga makalah ini dapat
memberikan wawasan bagi pembaca dan membantu pembelajaran
TPKI.
|
Malang, 06 November 2013
Penulis
|
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Akhir-akhir ini agama merupakan hal
yang sudah memudar di kalangan remaja. Padahal agama sangatlah penting bagi
umat manusia unttuk masa depan dan rohaniah khususnya agama islam. Banyak hal
yang mempengaruhi memudarnya agama di kalangan remaja saat ini.
Makalah ini membahas tentang
bagaimana memudarnya agama pada kalangan remaja yang di timbulkan oleh salah
satunya: kurangnya pendidikan agama islam di bangku sekolah dasar. Maka dari
itu di perlukannya peningkatan mutu pendidikan agama khusus nya pada pendidikan
sekolah dasar.
B.
Rumuan masalah
a.
Apa yang di maksud pendidikan agama.?
b.
Bagaimana cara meningkatkan pendidikan agama pada sekolah dasar.?
c.
Bagaimana metode pengajaran agama pada sekolah dasar.?
C.
Tujuan
a.
Untuk mengetahui arti pendidikan agama.
b.
Untuk mengetahui meningkatkan pendidikan agama pada sekolah dasar
c.
Untuk biasa mengembangkan metode pengajaran agama pada sekolah dasar
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Agama Islam
Banyak orang berpendapat mengenai
pendidikan agama Islam. Banyak hal yang mempengaruhinya salah sautunya yaitu
pandangan filsafat hidup yang berbeda-beda. Menurut Sahertian (2000:1)
menyatakan "usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan". Sedangkan (Ihsan, 1996:1) menyatakan
bahwa:
Pendidikan merupakan usaha manusia untuk menumbuhkan dan
mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai
dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan. Atau dengan
kata lain bahwa pendidikan dapat diartikan sebagai suatu hasil peradaban bangsa
yang dikembangkan atas dasar pandangan hidup bangsa itu sendiri (nilai dan
norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai
cita-cita dan pernyataan tujuan pendidikannya.
Menurut Zuhairani (1983:27) “Agama Islam usaha-usaha secara
sistematis dan pragmatis dalam membantu anak didik agar mereka hidup sesuai
dengan ajaran Islam". Adapun menurut Drajat (1992:25-28) menjelaskan bahwa
Syariat Islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan
saja, tetapi harus dididik melalui proses pendidikan nabi sesuai ajaran Islam
dengan berbagai metode dan pendekatan dari satu segi kita lihat bahwa
pendidikan Islam itu lebih banyak ditujukan kepada perbaikan sikap mental yang
akan terwujud dalam amal perbuatan baik bagi keperluan diri sendiri maupun
orang lain. Dari segi lainnya, pendidikan Islam tidak bersifat teoritis saja,
tetapi juga praktis. Ajaran Islam tidak memisahkan antara iman dan amal shaleh.
Oleh karena itu, pendidikan Islam adalah sekaligus pendidikan iman juga karena
ajaran Islam berisi tentang ajaran sikap dan tingkah laku pribadi masyarakat
menuju kesejahteraan hidup perorangan dan bersama, maka pendidikan Islam adalah
pendidikan individu dan pendidikan masyarakat. Semula yang bertugas mendidik adalah
para nabi dan Rasul selanjutnya para ulama, dan cerdik pandailah sebagai
penerus tugas, dan kewajiban mereka. Dalam beberapa cuplikan di atas dapat di
simpulkan bahwa. Pendidikan Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan
peserta didik untuk mengenal, bertakwa, berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama
Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits, melalui kegiatan bimbingan,
pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.
B.
Metode pengajaran agama Islam di Sekolah Dasar
Banyak metode-metode untuk
meningkatkan pengajaran agama Islam khususnya bagi sekolah dasar. Tetapi di
makalah ini metode pembelajaran yang di pakai pada sekolah dasar yaitu salah
satunya dengan menggunakan CBSA yaitu cara belajar siswa aktif. Metode ini sangat
efektif digunakan untuk pendidikan agama di sekolah dasar karena dapat
mendorong siswa untuk aktif mengikuti belajar. Selain itu, siswa juga menjadi
paham tentang bagaimana pentingnya agama dan secara tidak langsung akan
berdampak pada kedewasaan seorang anak. Metode kedua ialah menggunakan
pendekatan lingkungan keluarga, dimana keluarga juga memiliki peran penting
untuk mendidik anak dalam mempelajari pendidikan agama. Sebab keluarga
merupakan sarana komunikasi pertama yang paling efektif menjadikan kepribidian
seorang anak sesuai dengan agama yang benar.
C.
Cara meningkatkan pendidikan agama pada anak sekolah dasar
Sejak dini anak seharusnya sudah di
kenalkan dengan agama atau pendidikan agama. Banyak cara yang bisa kita lakukan
untuk meningkatkan pendidikan agama khususnya pada tingkat dasar salah satunya
menurut (Ali, 1996: 137) “ … bahwa pendidikan Islam dapat diklasifikasikan ke
dalam tiga bentuk, pertama, pendidikan agama bentuk pendidikan agama Islam di
satuan pendidikan pada semua jenjang. Kedua, pendidikan umum berciri Islam pada
satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan
pendidikan tinggi pada jalur formal dan non formal, serta informal. Ketiga,
pendidikan keagamaan Islam pada berbagai pondok pesantren yang diselenggarakan
pada jalur formal, dan non formal, serta informal.” Berdasarkan kesimpulan di
atas kita bisa simpulkan bahwa cara meingkatkat pendidikan agama pada khususnya
anak sekolah dasar yaitu dengan bayak hal bukan dari pendidikan formal saja
melainkan dengan pendidikan non formal seperti pondok pesantren maupun anak
bisa di didik di lingkungan keluarga.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Pendidikan Islam adalah upaya sadar dan
terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, bertakwa, berakhlak mulia,
mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Quran dan Hadits,
melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman.
Serta pendidikan agama islam pada sekolah dasar sangat lah penting menjadikan
siswa menjadi lebih baik untuk kemajuan seorang anak.
B.
Saran
Dalam meminimalisir kurangnya
pengetahuan agama pada saat remaja kita bisa melakukan pendidikan maupun
pengenalan agama sejak anak masih belum menginjak ke pendidikan formal. Salah
satunya kita bisa mengenalkan agama yang sederhana dahulu. Banyak yang bisa
kita lakukan seperti memasukkan anak ke pondok pesantren, sedangkan kita juga
tidak boleh mengesampingkan pendidikan formalnya. Melalui pendidikan formal
anak bisa banyak mengembangkan pengetahuannya tentang agama. Pendidikan agama
haruslah bisa diberikan sejak anak menempuh sekolah dasar untuk bekal menempuh
jenjang pendidikan selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
An
Nahlawi, Abdurrahman, (1996). Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan
Masyarakat. Jakarta: Gema insani prees.
Drajat,
Zakiah, 1992. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Nata,
H. Abuddin. 2012. Kapita Selekta Pendidikan Islam: Isu-isu Kontemporer
tentang Pendidikan Islam. Semarang: CV TOHA PUTRA.
Shaleh,
Abdul, Rahman, 2005. Pendidikan Agama dan Pembangunan Untuk Bangsa.Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada.
Ali,
M. 2010. Pengembangan agama islam di sekolah, (online), (file:///D:/um%20tgas%20semster%201/TPKI%20karya%20ilmiah/uts%201%20bahan%20browsing/ISPI%20_%20Ikatan%20Sarjana%20Pendidikan%20Indonesia%20Pusat%20%C2%BB%20PENGEMBANGAN%20PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM%20DI%20SEKOLAH.htm),
diakses 05 November 2013.
Aziz,
A.2009. pengertian dan tujuan agama islam, (online),
(file:///D:/um%20tgas%20semster%201/TPKI%20karya%20ilmiah/uts%201%20bahan%20browsing/PENDIDIKAN%20AGAMA%20ISLAM%20%20Pengertian%20dan%20Tujuan%20Pendidikan%20Agama%20Islam.htm),
diakses 05 November 2013.
No comments:
Post a Comment